30 April 2026

BPBD Kabupaten Tabanan Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana  dengan jenis Ancaman Gempa Bumi kepada Siswa Siswi Sekolah Bintang Persada 

SINGASANA –Dalam rangka Upaya menanamkan budaya sadar bencana squick ejak dini kembali dilakukan melalui kegiatan sosialisasi mitigasi bencana yang dilaksanakan di kawasan Singasana, Tabanan. Kegiatan ini dipusatkan di Sekolah Bintang Persada dengan melibatkan para siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Sosialisasi ini difokuskan pada ancaman gempa bumi sebagai salah satu potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Bali. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa diperkenalkan pada konsep dasar kebencanaan, tanda-tanda terjadinya gempa, serta langkah-langkah penyelamatan diri yang sederhana namun efektif.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber menyampaikan materi dengan metode yang mudah dipahami anak-anak, seperti melalui permainan edukasi, simulasi evakuasi, serta praktik langsung gerakan perlindungan diri seperti drop, cover, and hold on. Suasana belajar yang menyenangkan membuat para siswa antusias mengikuti setiap sesi.

Selain itu, pihak sekolah juga diajak untuk memahami pentingnya kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan, termasuk penyediaan jalur evakuasi, titik kumpul, serta prosedur tanggap darurat yang jelas dan mudah dipahami oleh seluruh warga sekolah.

Tujuan Edukasi Mitigasi Bencana untuk Anak-anak

Kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan penting dalam membentuk generasi yang tangguh terhadap bencana, di antaranya:

  1. Meningkatkan pengetahuan dasar tentang bencana
    Anak-anak dikenalkan pada jenis-jenis bencana, khususnya gempa bumi, serta cara menghadapinya secara sederhana.
  2. Membentuk sikap tanggap dan tidak panik
    Dengan latihan dan simulasi, anak-anak dilatih untuk tetap tenang dan mengambil tindakan yang benar saat terjadi bencana.
  3. Melatih keterampilan penyelamatan diri
    Edukasi praktik seperti berlindung di bawah meja dan menuju jalur evakuasi membantu anak-anak bertindak cepat saat kondisi darurat.
  4. Menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian
    Anak-anak diharapkan mampu melindungi diri sendiri serta membantu teman sebayanya dalam situasi darurat.
  5. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan siap bencana
    Sekolah menjadi ruang belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki sistem kesiapsiagaan yang baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa di Sekolah Bintang Persada dapat menjadi generasi yang lebih siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi bencana. Edukasi sejak dini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun masyarakat yang sadar risiko dan mampu meminimalisir dampak bencana di masa depan.

Dengan keterlibatan aktif sekolah dan dukungan berbagai pihak, kegiatan sosialisasi mitigasi bencana ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah Kabupaten Tabanan.

What do you feel about this?