BPBD Tabanan Evakuasi Pohon Tumbang yang Menimpa Dua Mobil di Jalur Utama Abiantuwung

SINGASANA-Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan bergerak cepat melakukan penanganan darurat terhadap insiden pohon tumbang yang terjadi di ruas Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri. Peristiwa yang berlangsung pada Minggu (12/4) malam ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas utama karena material pohon menutupi seluruh badan jalan.

Laporan pertama kali diterima oleh Operator Pusdalops BPBD Tabanan sekitar pukul 21.25 WITA dari pihak Polres Tabanan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera mengarahkan personel Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 4 untuk mempersiapkan armada serta sarana prasarana pemotongan kayu guna menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi pada pukul 21.35 WITA, petugas mendapati dua unit kendaraan roda empat, yakni Toyota Vios dan Honda HR-V, dalam posisi tertimpa batang pohon. Kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena pohon yang tumbang memiliki ukuran yang cukup besar hingga menutup akses jalur antar kabupaten tersebut secara total.

Berdasarkan data di lapangan, kendaraan Toyota Vios dikemudikan oleh Fiktofinus Febri Krisna yang saat itu sedang melintas bersama istri dan satu anaknya. Sementara itu, unit Honda HR-V dikendarai oleh I Gusti Agung Bagus Mataram yang juga tengah membawa istrinya. Beruntung, meski kendaraan mengalami kerusakan, seluruh penumpang dari kedua mobil tersebut dinyatakan selamat tanpa luka-luka.

Proses evakuasi dilakukan dengan saksama oleh tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, TNI, Polsek Kediri, serta dibantu oleh warga sekitar. Kegiatan pembersihan ini mendapat perhatian khusus dan diatensi langsung oleh Bapak Camat Kediri serta Anggota DPRD Dapil Kediri yang turun ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan efektif.

Setelah bekerja keras selama kurang lebih satu jam, material pohon akhirnya berhasil disingkirkan dari badan jalan pada pukul 22.30 WITA. Petugas memastikan area sekitar sudah bersih dari sisa-sisa ranting yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, sehingga arus lalu lintas dari arah Denpasar maupun Gilimanuk dapat kembali normal dan lancar.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan fisik pada kedua kendaraan tersebut. BPBD Kabupaten Tabanan kembali mengingatkan masyarakat dan pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur yang rimbun dengan pepohonan di saat cuaca tidak menentu.