Aksi Kebersihan Lingkungan dengan Skala Intensif di Kawasan Pantai Yeh Gangga

BPBD TABANAN – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan melaksanakan aksi kebersihan lingkungan dengan skala intensif di kawasan Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, pada Minggu (8/2). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan material sampah kayu berukuran besar yang terdampar di sepanjang bibir pantai. Langkah ini diambil guna menjaga estetika pantai sekaligus memastikan keamanan serta kenyamanan bagi para pengunjung maupun masyarakat setempat.
Fenomena tumpukan sampah ini merupakan dampak dari tingginya curah hujan yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa pekan terakhir. Hujan lebat memicu banjir di area hulu, yang kemudian membawa berbagai material organik, terutama batang pohon dan dahan kayu, hanyut ke laut hingga akhirnya terdampar di pesisir pantai. Kondisi ini terpantau sejak pagi hari, yang kemudian segera dikoordinasikan oleh pihak internal BPBD untuk tindakan penanganan.
Menerima laporan situasi tersebut pada pukul 09.00 WITA, Bapak Kalaksa BPBD Tabanan langsung memberikan instruksi kepada tim Pusdalops dan TRC Regu 1 untuk bergerak ke lokasi. Petugas menyiapkan armada serta sarana prasarana lengkap, termasuk alat pemotong kayu, untuk memudahkan proses evakuasi. Kehadiran tim di lapangan menjadi bagian dari komitmen layanan cepat tanggap BPBD dalam menjaga fasilitas publik dari dampak sisa bencana.
Proses penanganan berlangsung cukup panjang, dimulai sejak pukul 09.30 hingga berakhir pada pukul 13.03 WITA. Mengingat ukuran batang kayu yang cukup besar dan berat, petugas harus memotong material tersebut menjadi bagian-bagian kecil terlebih dahulu. Upaya ini dilakukan secara teliti agar seluruh sampah kayu yang mengganggu area pantai dapat dipindahkan dan dievakuasi dengan lebih efisien dari area pasir.
Kehadiran langsung Bapak Kalaksa di lokasi memberikan motivasi tambahan bagi para personel dalam menuntaskan pembersihan tersebut. BPBD Tabanan berharap melalui aksi ini, kebersihan Pantai Yeh Gangga dapat terjaga meski cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan adanya potensi hambatan lingkungan akibat cuaca buruk melalui nomor darurat 0361-811171 demi kenyamanan bersama.

