Wujud Kepedulian Pemerintah, BPBD Tabanan Salurkan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak Musibah di Selemadeg Barat

SINGASANA – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, pada Senin, 6 April 2026, tim BPBD Kabupaten Tabanan melaksanakan giat penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana cuaca ekstrem. Langkah ini sejalan dengan misi visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM) dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Tabanan.

​Penyaluran bantuan kali ini difokuskan di Banjar Dinas Pengereregan Tengah, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat. Sasaran penerima manfaat adalah Bapak I Wayan Murianta, yang beberapa waktu lalu mengalami musibah akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang. Berdasarkan laporan yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), cuaca buruk tersebut mengakibatkan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa bangunan dapur milik korban, sehingga menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan bagi kelangsungan hidup harian keluarga yang bersangkutan.

​Kegiatan operasional dimulai pada pukul 10.00 WITA, di mana Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 3 BPBD Kabupaten Tabanan melakukan koordinasi awal dan persiapan armada di markas komando. Personil Pusdalops dan TRC bergerak menuju lokasi dengan membawa paket bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Kehadiran tim di lapangan bukan hanya untuk menyerahkan bantuan fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dari pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang berupaya bangkit kembali pasca terjadinya bencana.

​Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, peristiwa tumbangnya pohon kelapa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai angka 15 juta rupiah. Kerusakan bangunan dapur terpantau cukup berat akibat hantaman batang pohon yang cukup besar. Namun demikian, BPBD memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan pangan keluarga Bapak I Wayan Murianta tetap terpenuhi selama masa pemulihan bangunan yang rusak.

​Proses pemberian logistik berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan, di mana bantuan diserahkan langsung oleh petugas TRC Regu 3 kepada pihak keluarga. Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai mitigasi bencana mandiri, mengingat cuaca yang sulit diprediksi dapat sewaktu-waktu menimbulkan ancaman serupa. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga terdampak serta mempercepat proses pemulihan sosial di lingkungan Banjar Dinas Pengereregan Tengah.

​Tepat pada pukul 11.00 WITA, tim BPBD Kabupaten Tabanan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan melaporkan situasi akhir dalam kondisi kondusif sebelum kembali ke pangkalan. Melalui momentum ini, BPBD Tabanan mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap keberadaan pohon perindang atau pohon besar di sekitar pemukiman yang berpotensi membahayakan saat cuaca ekstrem. Koordinasi aktif antara Kawil, Pemerintah Desa, dan BPBD akan terus diperkuat demi menciptakan Tabanan yang tangguh dalam menghadapi bencana. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.