Angin Puting Beliung Terjang Desa Sesandan, BPBD Tabanan Tuntaskan Penanganan dan Salurkan Bantuan
Peristiwa alam berupa angin puting beliung disertai hujan deras melanda wilayah Banjar Sandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan pada Selasa (7/4) sore sekitar pukul 16.00 WITA. Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan pada bangunan rumah milik warga setempat. Laporan kejadian tersebut segera diterima oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Tabanan sesaat setelah kejadian melalui Kabid K&L BPBD Tabanan.
​Merespons laporan tersebut, personel Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 4 langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati situasi yang cukup memprihatinkan di mana angin kencang telah merusak atap rumah warga dan merobohkan sebuah pohon durian berukuran besar. Proses asesmen dan penanganan awal dilakukan hingga pukul 17.50 WITA di bawah pimpinan langsung Kabid K&L BPBD Tabanan.
​Berdasarkan data hasil asesmen, terdapat sembilan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak oleh musibah ini. Kerusakan yang dialami warga cukup bervariasi, mulai dari kerusakan ringan pada bagian atap hingga kerusakan berat pada bangunan pelinggih dan dapur. Gotong royong sempat dilakukan oleh warga sekitar bersama perangkat desa untuk memperbaiki kerusakan ringan pada atap rumah agar dapat segera ditempati kembali dengan aman.
​Kerugian material akibat bencana ini diperkirakan cukup signifikan. Beberapa warga mengalami kerugian besar, seperti I Wayan Sumawa yang menanggung kerugian sekitar Rp 50 juta akibat rumah dan tugunya tertimpa pohon durian. Selain itu, Ni Nengah Nuwadi melaporkan kerusakan pada pelinggih taksu dan dapur dengan estimasi kerugian Rp 45 juta, serta I Made Madria yang mengalami kerusakan atap senilai Rp 25 juta.
​Warga lainnya, yakni I Ketut Suparta, I Putu Suyasa, I Wayan Nuarta, dan I Made Suja, juga melaporkan kerusakan bangunan dengan nilai kerugian beragam antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta. Sementara itu, I Wayan Suartana dan I Made Alit Santika tercatat mengalami kerusakan pada bagian atap rumah. Meski dampak kerusakan bangunan cukup luas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mencekam tersebut.
​Mengingat kondisi hari yang mulai gelap dan skala pohon tumbang yang cukup besar, penanganan pembersihan sisa material pohon dilanjutkan pada keesokan harinya. Pada Rabu (8/4) pagi pukul 08.00 WITA, Pusdalops kembali mengerahkan Personel TRC Regu 2 menuju lokasi. Tim kembali bergerak cepat melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon durian yang masih menimpa bangunan rumah warga agar area tersebut kembali bersih dan aman.
​Selain melakukan pembersihan fisik, BPBD Kabupaten Tabanan juga memberikan dukungan moril dan bantuan logistik kepada para korban. Penyerahan bantuan logistik dilakukan secara simbolis kepada warga yang terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak pasca-bencana angin kencang tersebut.
​Seluruh rangkaian kegiatan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 10.00 WITA dengan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari tim BPBD, Sekdes Desa Sesandan, hingga Kawil Banjar Dinas Sandan Dangin Yeh. Pihak BPBD Tabanan tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera menghubungi nomor darurat jika terjadi bencana serupa di wilayah mereka.





